Produk  

Paradigma Baru Pendidikan

Judul : Paradigma Baru Pendidikan
Oleh : H. Nazaruddin
Siti Mariyah
Jumlah Hal : xii + 94 halaman
Ukuran : 14 x 21 Cm
Terbit Pertama : 2024
Desain Cover : @ajim
Layout Isi : Milaz Garfika
Target Pembaca : Umum
Subjek : Pendidikan
Penerbit : Milaz Grafika

Pra Kata

Permasalahan pendidikan yang dihadapi bangsa Indonesia adalah rendahnya mutu pendidikan pada setiap jenjang dan satuan pendidikan. hasil dari survei kemampuan pelajar yang dirilis Programme for International Student Assessment (PISA) Desember 2019 di Paris, yang menempatkan Indonesia di peringkat ke-72 dari 77 negara. Berada di peringkat ke-6 terbawah, masih kalah dari negara tetangga seperti Brunei Darussalam dan Malaysia. Education Index dari Human Development Reports (2017) (Risqi Akbar Marsudi, Kompasiana dalam judul “Permasalahan Pendidikan di Indonesia”).

Data UNESCO dalam Global Education Monitoring (GEM) Report 2016, mengumumkan mutu pendidikan di Indonesia menempati peringkat ke-10 dari 14 negara berkembang. Sedangkan kualitas guru sebagai bagian penting dalam pendidikan, berada di urutan ke-14 dari 14 negara berkembang di dunia. Hal tersebut mungkin tidak perlu dibantah. Karena faktanya, memang 75% sekolah di Indonesia tidak memenuhi standar layanan minimal pendidikan.

Keadaan tersebut kian diperpuruk dengan adanya hantaman badai Covid-19 Virus Disease yang beberapa waktu lalu menyerang dunia, tidak luput dari ancaman tersebut Indonesia salah satunya. Kegiatan pembelajaran di setiap satuan pendidikan pada saat itu hanya berlangsung secara darurat dengan menggunakan sistem dalam jaringan, yang mana hal ini dapat memicu semakin rendahnya kualitas pembelajaran yang dilaksanakan.

Merupakan suatu kewajiban bagi setiap orang agar selalu mengasah kemampuan diri untuk berkembang dan mengikuti perkembangan. Menjadi sosok yang dinamis dalam meng-hadapi lajunya perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi adalah salah satu cara terbaik agar dapat bertahan di tengah gempuran zaman yang semakin maju. Salah satunya yang wajib di kuasai adalah keterampilan 4C (Critical Thinking, Communication, Creative Thinking, dan Collaboration). Kebutuhan penguasaan keterampilan tersebut oleh mahasiswa, guru dan dosen serta praktisi kependidikan lainnya harus terus ditingkatkan. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, kami mencoba menyusun sebuah buku mengenai” Paradigma Baru Pendidikan: Konsep Pembelajaran, Pengajaran dan Pengem-bangan Manusia”. Semoga buku yang kami susun ini dapat memberikan sumbangsih dalam mengentaskan permasalahan-permasalahan pendidikan yang ada.

Tanjungpinang, Januari 2024

Tim Penyusun

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *