Bunga Rampai (Historiografi Kepulauan Riau: Dari Kejayaan Maritim Ke Tradisi Intelektual Melayu)

Judul : Bunga Rampai (Historiografi Kepulauan Riau:
Dari Kejayaan Maritim Ke Tradisi Intelektual Melayu)
Tim Penulis : Prof. Dato’ Perdana Dr. Abdul Malik, M.Pd., Aswandi Syahri, Rida K Liamsi, Rendra Setyadiharja, S.Sos., M.IP, Dr. Mukhlis PaEni, Rashikin Rajah, Drs. Abdul Kadir Ibrahim., MT, Raja Malik Hafrizal, rof. Dr. Haji R.A. Huzaifah Hashim SE, BBA, MBA, MA, D.SOC, PhD (MA), Mu’jizah, Wiwin Oktasari, Lc., MHSc, Dedi Arman, S.S., M.M, Dr. Anastasia Wiwik Swastiwi, M.A
Jumlah Hal : viii + 160 Halaman
Ukuran : 15,5 x 23 Cm
Terbit Pertama : 2026
Desain Cover : @jim
Tata Letak : Milaz Garfika
Subjek : Umum
Penerbit : Milaz Grafika

Sinopsis

Bunga Rampai Historiografi Kepulauan Riau: Dari Kejayaan Maritim ke Tradisi Intelektual Melayu merupakan ikhtiar intelektual untuk merekonstruksi dan meneguhkan kembali ingatan kolektif tentang sejarah, budaya, dan peradaban Melayu di wilayah Kepulauan Riau. Buku ini menghimpun beragam kajian yang menelusuri perjalanan panjang masyarakat Melayu sebagai bangsa maritim yang menjadikan laut bukan hanya ruang ekonomi, tetapi juga jalur peradaban, pertukaran gagasan, dan pembentukan identitas.

Melalui pendekatan historiografi, buku ini mengulas jejak kejayaan maritim sejak masa Sriwijaya, peran strategis Kesultanan Johor–Riau–Lingga, hingga tumbuhnya tradisi intelektual Melayu yang tercermin dalam manuskrip, sastra, dan pemikiran tokoh-tokoh besar seperti Raja Ali Haji. Tradisi lisan, situs sejarah, dan khazanah literasi lokal diposisikan sebagai sumber penting dalam memahami dinamika sosial, politik, dan budaya masyarakat Kepulauan Riau.

Tidak berhenti pada pembacaan masa lalu, buku ini juga menegaskan relevansi nilai-nilai luhur Melayu—seperti adab, kejujuran, gotong royong, dan semangat menuntut ilmu—sebagai fondasi etis dalam menghadapi tantangan zaman modern. Dengan demikian, historiografi dipahami bukan sekadar sebagai catatan sejarah, melainkan sebagai sumber inspirasi dan refleksi untuk membangun masa depan yang berakar pada jati diri budaya.

Buku ini diharapkan menjadi jembatan pengetahuan antara generasi, sekaligus rujukan bagi akademisi, pendidik, mahasiswa, dan masyarakat luas dalam upaya menjaga, menghidupkan, dan mengembangkan warisan sejarah serta tradisi intelektual Melayu di Kepulauan Riau.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *